Mengapa Ekstrakulikuler Jurnalistik?

Jurnalistik merupakan ilmu yang akrab dengan masyarakat sehari-hari. Ia ada di televisi, majalah, koran, radio dan internet. Jurnalistik dengan kelenturannya juga bisa masuk di berbagai disiplin ilmu. Ia tidak hanya mengasah keterampilan menulis bagi orang yang mempelajari jurnalistik  namun lebih jauh mengajak orang untuk berfikir lebih dalam, bagi orang yang mempelajarinya.

Ekstrakulikuler Jurnalistik, dimaksudkan untuk membangun kelompok-kelompok jurnalistik di tingkat siswa. Hal ini merupakan upaya untuk kalangan siswa mengisi waktu senggang setelah kegiatan pendidikan wajib di madrasah. Upaya ini, juga berjalan beriringan dengan program pendidikan nasional, kurikulum 2013 yang menuntut kompetensi. Kompetensi yang ditawarkan dalam program ini adalah menulis. Ragam penulisan yang sedemikian banyak bisa menjadi pilihan para siswa untuk mengekspresikan dirinya. Membuat cerita pendek, puisi, tulisan berita dan novel. Di luar ekspresi-ekspresi yang telah menjadi paradigma para siswa "nongkrong di mall, nonton di bioskop, main game, bahkan tawuran".

Biasanya, sekolah/madrasah memiliki media majalah dinding atau majalah sekolah yang dikelola bersama guru dan siswa. Hal ini merupakan kegiatan yang sangat positif. Namun, kegiatan jurnalistik tidak berhenti begitu saja seusai majalah dinding dikreasi atau majalah/ tabloid sekolah diterbitkan. Ada banyak pendalaman yang bisa dilakukan untuk lebih mengasah bakat dan kemampuan jurnalistik/ menulis seseorang.

Disini kami hadir untuk menjadi solusi bagi madrasah yang ingin membuat media cetak sebagai alat publikasi jurnalistik. Kami akan hadirkan sesuatu yang inovatif dan kreatif sehingga majalah/ tabloid madrasah yang dihasilkan dapat menjadi sebuah majalah yang menarik hati dan membuat orang nyaman ketika membacanya.


19 Pembaca    |    0 Komentator
Share :
Tag : Jurnalistik

Kirim Pesan Anda